<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1228147238476516506</id><updated>2012-01-12T18:18:18.381-08:00</updated><category term='karimunjawa'/><title type='text'>Karimunjawa</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://karimun-jawa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1228147238476516506/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karimun-jawa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MAFR. HASYIM</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1228147238476516506.post-9217242830761550776</id><published>2007-12-25T16:27:00.000-08:00</published><updated>2010-10-14T21:07:19.900-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karimunjawa'/><title type='text'>WISATA LAUT</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoDMwww7uI/AAAAAAAACFQ/_aTySo0IWHQ/s1600-h/gerbang.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208979436790148834" src="http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoDMwww7uI/AAAAAAAACFQ/_aTySo0IWHQ/s200/gerbang.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;div align="justify"&gt;GAPURA SELAMAT DATANG di KARIMUNJAWA Ini adalah pintu gerbang yang menyambut kita setelah 6 jam menyebrangi lautan. Bagi yang mabuk laut ini adalah pemandangan terindah dan betul-betul bisa merasakan kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"badai telah berlalu"&lt;/span&gt; Dari sini bagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Back Packers"&lt;/span&gt; bisa langsung naik becak atau jalan kaki menuju penginapan yang ada di sekitar pelabuhan +- 100m. Ada pula rumah penduduk yang menyediakan kamar-kamar untuk disewakan. Bagi rombongan bisa carter mini bus, sekalian untuk melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat lain. Rekomendasi saya siapakan bekal dan mental sebagai pelancong &lt;span style="font-style: italic;"&gt;back packers&lt;/span&gt; karena medan dan suasananya mendukung untuk itu. .&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3L0UsXPrTI/AAAAAAAAAM8/Wf0O9tXjFhA/s1600-h/DES31.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148445960381115698" src="http://2.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3L0UsXPrTI/AAAAAAAAAM8/Wf0O9tXjFhA/s200/DES31.JPG" style="cursor: pointer; float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"KAPAL MOTOR MURIA"&lt;/span&gt; Kapal inilah yang akan membawa anda menikmati pemandanan laut dari Jepara ke Karimunjawa. Berangkat dari pantai Kartini Jepara setiap hari Rabo dan sabtu jam 09.00 pagi dan pada cuaca tenang akan merapat di Pelabuhan Karimunjawa jam 14-15 WIB. Hari-hari biasa cukup lenggang, nggak perlu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booking&lt;/span&gt; bila tidak membawa mobil, hal-hal mengenai penyebrangan hubungi ASDP 0291591048. Dengan kapasitas 300an  penumpang pada musim liburan kapal cukup padat, apalagi menjelang Idul Fitri, di lantai  bawah penuh dengan barang-barang belanjaan diantara beberapa mobil. Perjalanan cukup melelahkan 6jam, bagi yang mabuk laut dan cuaca kurang bersahabat, dijamin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;klenger.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;object height="244" width="325"&gt;&lt;param value="http://www.youtube.com/v/xwqq-Oa2SF8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" name="movie"&gt;&lt;param value="true" name="allowFullScreen"&gt;&lt;param value="always" name="allowscriptaccess"&gt;&lt;embed allowscriptaccess="always" src="http://www.youtube.com/v/xwqq-Oa2SF8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" allowfullscreen="true" type="application/x-shockwave-flash" width="325" height="244"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3MBK8XPrUI/AAAAAAAAANE/_-lhOGmAqIo/s1600-h/PICT0005.JPG" onblur="try Diperlukan persiapan mental dan sedikit obat-obatan treveling. {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148460086528552258" src="http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3MBK8XPrUI/AAAAAAAAANE/_-lhOGmAqIo/s200/PICT0005.JPG" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KARIMUNJAWA OCEAN PARK,&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kapal Kartini opsi kedua setelah kapal Muria, waktu tempuhnya lebih singkat, 2 setengah jam Jepara-Karimun dan 3 jam dari Tanjung Mas semarang. Reguler dari Semarang setiap hari Sabtu jam 08 pagi, dan kembali lagi esok harinya dari Karimun jawa, jam 14.00 banyak wisatawan memanfaatkan kapal ini karena waktu yang strategis. 24 jam di kepulauan Karimunjawa,  sudah cukup untuk merubah pigmen kulit menjadi semakin gelap ato bahkan terbakar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3MI7sXPrVI/AAAAAAAAANM/s5Za5P9ISpo/s1600-h/17.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148468620628569426" src="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R3MI7sXPrVI/AAAAAAAAANM/s5Za5P9ISpo/s200/17.JPG" style="cursor: pointer; float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEWA DARU AIRPORT. Itulah nama lapangan terbang yg ada di sana. &lt;/span&gt;Pesawat carter yang melayanai penerbangan dari bandara A. Yani, Semarang  ke bandara Dewa Daru Karimunjawa. Pesawat ini milik &lt;a href="http://www.kurakuraresort.com/"&gt;KURA-KURA RESORT&lt;/a&gt; merupakan perusahaan travel dan jasa wisata bahari. Sebelum krisis '98 Airport Dewa Daru digunakan untuk pesawat reguler &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Deraya Air Service&lt;/span&gt; dari A. Yani semarang seminggu sekali. Airport Dewa Daru terletak di pulau Kemujan, salah satu dari kepulauan Karimunjawa. Konon ini adalah pulau lain yang sudah tersambung dengan P. Karimunjawa itu sendiri dan memakan waktu 30mnt perjalnan darat dari pusat kota kecamatan Karimunjawa dimana tempat pelabuhan kapal laut dari P Jawa.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://farm3.static.flickr.com/2121/2173451521_92e39883dc_o.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2121/2173451521_92e39883dc_o.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt; MAKAM SYEH SUNAN NYAMPLUNGAN, Wisata religi khususnya bagi umat islam tertentu, terdapat makam yang terletak +- 400m meter dari jalan raya Karimunjawa. Sunan Nyamplungan yang bernama asli Amir Hasan di riwayatkan sebagai penghuni pertama kepulauan ini. Merupakan putra dari sunan kudus yang di utus untuk menuju sebuah pulau yang kelihatan "kremun-kremun" atau samar-samar tampak dari dari pulau Jawadwipa. Dari kata "tampak kremun-kremun dari pulau Jawa" itulah akhirnya pulau ini disebut atau dinamakan Pulau Karimun Jawa. Untuk mencapai makam ini para peziarah harus mempunyai tenaga extra karena menaiki tangga yang cukup curam. &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R660GMD-YEI/AAAAAAAAAO0/4JuV3w_eN7E/s1600-h/lautdlm+%287%29.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165263841050648642" src="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R660GMD-YEI/AAAAAAAAAO0/4JuV3w_eN7E/s200/lautdlm+%287%29.jpg" style="cursor: pointer; float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" /&gt;&lt;/a&gt; Pemandangan pagi hari disalah satu sudut Karimunjawa. Memandang saja sudah bisa sebagai obat astma, karena tampak bersih dan jauh dari kebisingan kota. Selain jumlah kendaraan bermotor masih sedikit, juga tidak ada aktifitas pabrik yang membuang CO2 tidak ada di Pulau ini. Barang-barang pabrikan harus di impor dari Jepara, termasuk beras. Karena penduduk Karimunjawa tidak ada yang bercocok tanam hampir semua penduduk bermatapencaharian perdangan dan hasil laut.&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoGkX9RX3I/AAAAAAAACGg/g7j-nrS2jIs/s1600-h/stngkapal.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208983140983463794" src="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoGkX9RX3I/AAAAAAAACGg/g7j-nrS2jIs/s200/stngkapal.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;"SUASANA KAPAL CEPAT KARIMUNJAWA" Cukup nyaman, gambar ini di kelas bisnis bukan executif, meski bangku tidak reclening seat tp cukup lapang meski untuk kaki bule yang panjang. Dengan Air Condition yang cukup dingin membuat perjalanan 3-4 jam ke Semarang tanpa terasa apalagi dibandingkan kapal Kartini dari Jepara 6 Jam. Kapal ini berangkat dari pelabuhan semarang setiap hari sabtu.&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R67IT8D-YFI/AAAAAAAAAO8/4zEhstXQtio/s1600-h/PICT0027.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165286067506405458" src="http://2.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/R67IT8D-YFI/AAAAAAAAAO8/4zEhstXQtio/s200/PICT0027.JPG" style="cursor: pointer; float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MASJID BESAR,  Bangunan masjid cukup megah diantara perumahan penduduk yang relatip kumuh di belakangnya. Ini menggambarkan fanatisme penduduk terhadap Islam, yang ternyata sampai saat ini  mampu menjaga Karimunjawa  sari serbuan arus informasi dan upaya dinas pariwisata menjadikan Karimunjawa sebagai tempat perjudian yg di lokalisir. Masjid ini dulunya persis di tepi laut, saat ini berjarak +-50M dari laut, karena sedikit-demi sedikit di urug dan di tempatai sebagai tempat tinggal penduduk. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SSzAhCjEhZI/AAAAAAAADBA/Mr0zNzJQfM0/s1600-h/puslingA.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272800937596192146" src="http://3.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SSzAhCjEhZI/AAAAAAAADBA/Mr0zNzJQfM0/s320/puslingA.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 213px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: justify;"&gt;PUSKESLING, dengan kapal inilah istri saya tercinta mengarungi kepulauan karimunjawa, diantarnya pulau Genting, Nyamuk, Nyawaan, Parang, Sruni dll, tidak jarang harus bermalam disuatu pulau karena cuaca kurang bersahabat. Itu dilakukan selama 2th, dan sambil membusungkan dada istriku berkata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"inilah panggilan jiwa pengabdian"&lt;/span&gt;  wala...h prekk batinku. Negri ini nggak butuh pengabdi, hanya perlu menambah bandit, atas nama ekonomi rakyat, demokrasi, penegakan hukum....e..ee.eee. kok malah blakrak ngomong ra nggenah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoDMwww7uI/AAAAAAAACFQ/_aTySo0IWHQ/s1600-h/gerbang.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="244" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208979436790148834" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs611.snc4/59094_126240904093272_100001220887881_169080_2579895_n.jpg" style="float: right; margin-bottom: 10px; margin-left: 0pt; margin-right: 10px; margin-top: 0pt;" width="270" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;b&gt;HIGHWAY. inilah satu2nya jalan raya yang menghubungkan pulau Karimunjawa dg pulau Kemujan. Kedua pulau ini terhubung pada awal tahun 80an, sebelumnya dipisahkan oleh hutan bakau &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;(tampak dibelakang perempuan nggaya ini)&lt;/span&gt;. &amp;nbsp;Jarak dari kota Karimunjawa +- 10 Km, sampai saat ini sepanjang +- 10 Km jalan tersebut di kanan kiri masih merupakan hutan bakau. Ada ide yg cukup cerdas dg membuat jalan dari papan menuju tengah2 hutan bakau.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs395.ash2/67331_1431926753853_1103406266_31004609_1203489_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs395.ash2/67331_1431926753853_1103406266_31004609_1203489_n.jpg" width="350" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Gerbang menuju hutan mangrove&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37174_131037240280305_100001220887881_193463_1046381_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37174_131037240280305_100001220887881_193463_1046381_n.jpg" width="350" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37174_131037240280305_100001220887881_193463_1046381_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;hutan bakau yg sangat dilindungi&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37180_131037626946933_100001220887881_193466_4044535_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37180_131037626946933_100001220887881_193466_4044535_n.jpg" width="350" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;jalan berkelok-kelok menghindari pohon bakau yg besar&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37174_131037243613638_100001220887881_193464_7219721_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs077.ash2/37174_131037243613638_100001220887881_193464_7219721_n.jpg" width="350" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;lebar 2m sepanjang 500m menuju laut&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs157.snc4/37180_131037623613600_100001220887881_193465_1345921_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs157.snc4/37180_131037623613600_100001220887881_193465_1345921_n.jpg" width="350" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;resort di tengah hutan bakau sdg dalam proses&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1228147238476516506-9217242830761550776?l=karimun-jawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karimun-jawa.blogspot.com/feeds/9217242830761550776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1228147238476516506&amp;postID=9217242830761550776' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1228147238476516506/posts/default/9217242830761550776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1228147238476516506/posts/default/9217242830761550776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karimun-jawa.blogspot.com/2007/12/wisata-laut.html' title='WISATA LAUT'/><author><name>MAFR. HASYIM</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m--kg0GL4qA/SEoDMwww7uI/AAAAAAAACFQ/_aTySo0IWHQ/s72-c/gerbang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
